DESAIN RUMAH MINIMALIS SEDERHANA

Daftar Isi

  

desain rumah minimalis sederhana




Hallo Sobat Sapto dimana pun kalian berada, terimakasih masih setia dengan blog yang semoga bermanfaat ini yaa...

Kali ini Sapto akan membagikan sebuah desain rumah minimalis sederhana 2 lantai di lahan berukuran 6x15 m2. Kriteria sederhana di sini tentunya relatif bagi setiap orang, sederhana dari sudut pandang seseorang bisa jadi mewah bagi yang lainnya ya Sob..., nah yuk kita mulai membahas rumahnya lebih detail...!

Denah Lantai 1

Mari kita jelajahi denah rumah 2 lantai ini mulai dari lantai 1 terlebih dahulu. Mari kita cermati denah rumah di bawah ini...


denah rumah 2 lantai
(Denah Lantai 1)

Denah lantai 1 terdiri dari :

1. Carport

Diawali dengan akses masuk berupa carport, dari gerbang masuk ini sudah terlihat di sudut luar ruang tamu terdapat Washtafel untuk mencuci tangan ketika baru datang dari bepergian, nah nuansa rumah minimalis ini mengingatkan kita kepada protokol kesehatan sebagaimana telah terbentuk kebiasaan-kebiasaan baru di masa yang telah lewat itu ya Sob...

Posisi washtafel dibuat seperti terlihat di gambar rumah tersebut agar mudah dilihat dan digunakan baik oleh penghuni yang lewat teras ruang tamu maupun yang lewat dapur, sekaligus digunakan oleh tamu. Supaya keberadaannya tidak merusak pandangan maka washtafel ini didesain supaya menyatu dengan estetika tampak bangunan. (terlihat di gambar tampak depan)

2. Ruang Tamu

Ruang tamu sengaja dibuat di luar (semi outdoor) memanfaatkan teras depan, sehingga lebih berkesan santai dan non formal, bagi orang-orang dekat bisa ngobrol santai dan untuk tamu lainnya akan seperlunya saja ketemu tuan rumah. Privasi tuan rumah lebih terjaga karena tamu tidak perlu masuk rumah.

3. Koridor transisi

Koridor ini adalah transisi ruang publik area tamu dengan ruang-ruang privasi keluarga, sekaligus menjadi hall Kamar tidur tamu dan Toilet tamu. Di masa darurat, koridor, kamar tidur tamu, dan Toilet tamu bisa difungsikan sebagai area isolasi, dan ketika di masa normal sebagai area tamu yang menginap.

4. Kamar tidur Tamu

Posisi kamar tidur tamu berada di depan berdampingan dengan carport dan dekat dengan ruang tamu, sehingga ketika ada tamu yang menginap mereka bisa bersantai di teras ruang tamu tanpa mengganggu privasi tuan rumah.

5. Toilet Tamu

Toilet tamu berada di samping kamar tidur tamu yang disatukan oleh koridor, ketika tuan rumah baru datang dari bepergian juga bisa membersihkan badan di toilet/kamar mandi tamu ini sehingga sebelum masuk area keluarga sudah dalam keadaan bersih. sedangkan untuk baju kotornya bisa ditukar dengan baju bersih melalui boven kecil yang menghubungkan toilet dengan ruang cuci di balik dinding.

6. Ruang Keluarga 

Ruang keluarga dan koridor area transisi dibatasi dengan keberadaan pintu yang selalu tertutup dengan perlengkapan door clooser sehingga debu kuman dari area transisi terblokir/terminimalisir oleh pintu auto nutup ini ya Sob.
Untuk menunjang kenyamanan dan kesehatan di ruang keluarga ini maka ruangan ini disediakan bukaan pintu lebar ke taman belakang yang sejuk dengan udara alami dan pencahayaan alami. 

7. Ruang Makan

Ruang makan menyatu dengan ruang keluarga serta didekatkan dengan Dapur. Jika kalian punya budget ekstra bisa disediakan mesin air kesehatan full antioksidant dekat meja makan ya Sob.


rumah minimalis terbaru
(Potongan taman belakang, r.keluarga, r.makan, dapur)

8. Dapur

Dapur diposisikan di area depan dengan tujuan agar sekaligus bisa untuk akses darurat tuan rumah ketika sedang ada tamu di teras, sekaligus untuk akses membawa hasil belanja kebutuhan dapur sehingga tidak perlu melewati area privasi keluarga yang bersih.


9. Taman Belakang

Keberadaan Taman belakang ini sangat penting untuk menunjang kenyamanan ruangan dan kesehatan bagi penghuni rumah yang sehari-harinya banyak beraktivitas di ruang keluarga. Supaya terasa menyatu dengan taman dan menambah rasa ruang yang lebih lega/lapang maka dibuat pintu lipat besar yang bisa dibuka lebar di siang hari.


10. Kamar Tidur Belakang

Kamar tidur ini memiliki akses pencahayaan dan pengudaraan alami dari taman belakang dengan jendela lebar. Ruangan ini langsung terhubung dengan ruang keluarga.


11. KM/WC keluarga lantai 1

Kamar mandi/WC dibuat dengan memanfaatkan ruang di bawah tangga dengan pengaturan ketinggian melalui permainan beberapa trap tangga, maklum karena keterbatasan lahan maka diusahakan tidak ada space yang mubadzir, dengan tetap memenuhi standar kesehatan dan kenyamanan ruang.


12. Ruang Cuci dan Jemur

Ruang cuci dibuat tersembunyi agar tidak merusak estetika dan ruang jemur dibuat semi transparan yaitu dibatasi dinding kaca sanblast dengan sedikit ventilasi sehingga jemuran tidak terlihat dari ruang keluarga tetapi cahaya dan udara alami tetap bisa masuk ke ruang keluarga.
Supaya rumah minimalis nan kecil ini terasa lapang sebaiknya cat dinding pun dibuat yang warna cerah ya Sob, bisa putih atau krem.


Denah Lantai 2

Berikutnya mari kita cermati denah lantai 2 untuk rumah minimalis 2 lantai berikut ini...

denah rumah 2 lantai
( Denah Lantai 2 )
Denah lantai 2 terdiri dari :

1. Ruang Duduk dan Ruang belajar

Setelah penghuni melewati tangga untuk menuju lantai 2 maka langsung disambut dengan ruang belajar yang bersebelahan dengan ruang duduk. Keuntungan dari penggabungan 2 ruang ini adalah ketika anak belajar maka orang tua atau saudara yang lain bisa menemani sekaligus mengontrol proses belajar anak yang sedang belajar, bahkan sofa di ruang duduk pun bisa digunakan juga untuk membaca pelajaran, Ruang ini pun bisa dijadikan semacam perpustakaan keluarga. Berbeda jika ruang belajar digabungkan ruang tidur, orang tua kesulitan mengontrol anak yang mungkin saja bilangnya belajar tapi ternyata malah surving atau malah tidur, waduh dech, hehe...

Ruangan tersebut mendapatkan pencahayaan dan penghawaan alami melalui void taman belakang dan void ruang jemur, sehingga ruangan ini tetap terang dan nyaman.


2. Kamar Tidur Anak

Kamar tidur anak ada 2 yaitu satu di belakang terapit ruang tangga dan void taman dan yang satunya lagi di depan, tepatnya persis di belakang balkon depan dan terdapat pintu akses ke balkon. Kedua kamar ini sama-sama dapat diakses dari ruang duduk/ruang belajar. Kedua kamar juga mendapatkan cukup pencahayaan dan penghawaan alami.


3. Kamar Tidur Utama dengan KM/WC di dalam

Kamar tidur utama terletak di samping balkon depan dan juga memiliki pintu akses ke balkon tersebut, ukuran kamar tidur utama ini lebih luas dari kamar tidur anak dan dilengkapi dengan KM/WC di dalam sehingga lebih privasi untuk orang tua yang merupakan suami istri, walaupun ada keterbatasan biaya  tapi usahakan dan ikhtiarkan agar kamar tidur utama dilengkapi kamar mandi di dalam meskipun kecil yang penting jaga kebersihannya, jadi kalo habis olahraga berdua bisa langsung mandi air hangat dan tidak mengundang kecurigaan dan tanda tanya dari anak-anaknya, keluar kamar sudah rapi dan biasa, bayangkan kalo KM/WC menjadi satu dengan anak-anak, mungkin mereka bertanya-tanya papa mama ngapain malam-malam dingin malahan mandi ya, katanya mandi malam-malam itu tidak baik? Kalo nunggu siang baru mandi ntar lewat deh sholatnya, repot banget kan, hihihi...


4. KM/WC anak-anak di luar kamar

KM/WC anak-anak dibuat satu saja di luar kamar dan memakainya secara bergantian, meskipun antri ke KM/WC tapi kan ada nilai-nilai kesabaran yang bisa ditanamkan dan dipraktekkan kepada mereka.


Nah demikianlah yang bisa Sapto bagikan kepada Sobat Sapto yang setia membaca artikel-artikel di blog ini ya, semoga bermanfaat dan menginspirasi, dan yang belum punya rumah Sapto doakan semoga dimudahkan segera punya rumah idaman yang sehat dan nyaman untuk tinggal, tidak harus mewah yang penting menyenangkan dan membahagiakan untuk ditinggali.

Seperti biasa di akhir tulisan ini Sapto berpesan kepada Sobat Sapto semua untuk senantiasa menjaga dan merawat jalan meraih Syurga yang paling mudah didapat yaitu Berbakti kepada Orang Tua kalian masing-masing ya..., jadi jangan disia-siakan...:)


Salam sehat dan sukses,

SAPTO arsitek


Posting Komentar